375 USER SEDANG ONLINE

JUAL KOI     LELANG KOI     DIREKTORI     ARTIKEL     VIDEO     GALERI KOLAM     ACARA & LOMBA     DISKUSI     KOI CHAMPION     KONTES KOI   

ARTIKEL KOI I Tentang Koi  
 
 A
   D
     V
 
 

Koi adalah Jepang

Koi seakan identik dengan Jepang. Kepopuleran koi sebagai ikan pajangan yang mempunyai warna memikat, merupakan salah satu budaya Jepang yang sangat dijunjung tinggi seperti halnya bonsai. Jika bonsai dan maskoki dinikmati dan dikagumi ke-indahannya karena ujudnya yang mini, maka koi Sebaliknya. Dengan badannya yang kekar dan warna-warni yang memikat, koi memang mempunyai tem-pat tersendiri di hati para pencintanya.

Koi selalu dikaitkan dengan seluruh aktifitas orang Jepang. Di Hiroshima terdapat banyak sekali perkumpulan pecinta koi. Bahkan di Hiroshima juga terdapat sebuah bangunan yang mereka namakan Koi, sebuah nama yang diberikan oleh seorang kaisar yang sangat terkenal, kaisar Jingu. Ada juga sebuah kastil yang diberi nama "Rijo" yang dalam
 
bahasa Jepangnya mengandung arti kasti) koi. Di sekeliJing kastil ini terdapat parit yang sarat dengan koi.  Bahkan ada sebuah tim baseball yang dinamakan Carp (karper). Di Hiroshima juga terdapat sekelompok masyarakat yang membudidaya-kan koi, sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang Niigata. Pekerjaan ini dilakukan secara turun-temurun.

Bukan hanya itu saja, di Jepang sudah secara turun-temurun   dilakukan  kontes  koi  di   banyak tempat. Kontes yang diikuti puluhan bahkan ratus-an peserta dari berbagai daerah itu menunjukkan bahwa koi sudah merupakan ikan "resmi" di Jepang, selain juga ikan-ikan hias lainnya yang sesung-guhnya merupakan ciri khas masyarakat modern. Kejelian masyarakat Jepang dalam menganalisa kele-. bihan-kelebihan  ikan  koi  secara  ilmiah  memang turut andil dalam memasyarakatkan ikan ini kepada khalayak. Koi yang mempunyai badan kekar itu ter-nyata bisa hidup hingga puluhan tahun. Bahkan di Jepang berlaku nasehat, "Jika Anda menghendaki kawan setia seumur hidup, maka pehharalah koi di rumah Anda!"

Menurut buku The Latest "Manual to Nishiki-goi" yang ditulis Takeo Kuroki yang terbit tahun 1981/1988 dikhabarkan bahwa koi tertua di Jepang adalah Hanako. Umurnya 226 tahun panjang 77 cm berat 9 kg. Perrieliharanya Mr. Komei Koshihora (The President of Nagoya Women’s College) yang 10 beralamat  di Higoshi Shirakawa, Kamogun, Gifu, Jepang.


Dilihat 1873 Kali  
 
Send To Friend
Nama Pengirim
:
*
Email Pengirim
:
*
Nama Penerima
:
*
Email Penerima
:
*
Pesan :
 

 
Komentar Anda
Nama
:
*
Email
:
*
Website
:
Negara
:

Komentar :
 

 
Komentar (0)
Halaman : |

Belum Ada Komentar!

Angkasa Aquarium

Angkasa Aquarium
Angkasa Aquarium
BEST SELLER



Artikel lain dari Tentang Koi