791 USER SEDANG ONLINE

JUAL KOI     LELANG KOI     DIREKTORI     ARTIKEL     VIDEO     GALERI KOLAM     ACARA & LOMBA     DISKUSI     KOI CHAMPION     KONTES KOI   

 Santoso Showa Keeping Contest 
 

PEMENANG 1



Dony Lesmana

Jakarta

 

PEMENANG 2



achien

samarinda

 
 
PESERTA KEEPING CONTEST :
Nama Perkembangan 1 Perkembangan 2 Perkembangan 3
1. Showa 27 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Dony Lesmana

Jakarta
2. Showa 30 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Dony Lesmana

Jakarta
3. Showa 10 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Dony Lesmana

Jakarta
4. Showa 25 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Redjia Irfansyah

Jakarta Selatan
5. Showa 41 (24 cm)
PAID n DELIVERED


Redjia Irfansyah

Jakarta Selatan
6. Showa 9 (20 cm)
PAID n DELIVERED


aulya

depok
7. Showa 7 (20 cm)
PAID n DELIVERED


achien

samarinda
8. Showa 23 (21 cm)
PAID n DELIVERED


achen

surabaya
9. Showa 31 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Wisata Koi

Bogor
10. Showa 36 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Wisata Koi

Bogor
11. Showa 3 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Wisata Koi

Bogor
12. Showa 2 (18 cm)
PAID n DELIVERED


ifal

Jakarta
13. Showa 8 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Dadang Ahmad Bagus

Jakarta
14. Showa 16 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Erwin saputra

Surabaya
15. Showa 45 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Erwin saputra

Surabaya
16. Showa 18 (20 cm)
PAID n DELIVERED


dewi

bogor
17. Showa 19 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Santowa Koi Centre

Luwuk Banggai
18. Showa 35 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Santowa Koi Centre

Luwuk Banggai
19. Showa 39 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Santowa Koi Centre

Luwuk Banggai
20. Showa 4 (19 cm)
PAID n DELIVERED


Santowa Koi Centre

Luwuk Banggai
21. Showa 22 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Santowa Koi Centre

Luwuk Banggai
22. Showa 1 (17 cm)
PAID n DELIVERED


Ihsan S

Jakarta
23. Showa 6 (19 cm)
PAID n DELIVERED


Ihsan S

Jakarta
24. Showa 5 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Daniel Inki

Jakarta
25. Showa 21 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Felix Richard

Tangerang
26. Showa 26 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Felix Richard

Tangerang
27. Showa 38 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Yopi A

Jakarta
28. Showa 40 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Yopi A

Jakarta
29. Showa 24 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Mangara

Depok
30. Showa 12 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Wawan

Bekasi
31. Showa 28 (21 cm)
PAID n DELIVERED


Wawan

Bekasi
32. Showa 14 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Denny H

Jakarta
33. Showa 37 (22 cm)
PAID n DELIVERED


Denny H

Jakarta
34. Showa 11 (20 cm)
PAID n DELIVERED


Ria

Bogor
35. Showa 20 (20 cm)

azhary

Palembang
36. Showa 33 (22 cm)

azhary

Palembang
37. Showa 34 (22 cm)

ekowahyu

Surabaya
38. Showa 32 (21 cm)

azhary

Palembang
39. Showa 43 (19 cm)

azhary

Palembang
40. Showa 44 (20 cm)

azhary

Palembang
 
INDUKAN :
 
 

Showa Dainichi 72 cm
Male

Showa Dainichi 67 cm
Male

Showa Isamura 84 cm
Female
TEARM & CONDITIONS
 
• Harga ikan KC belum termasuk ongkos kirim.
• Kecuali Jakarta ongkos kirim gratis atau bisa ambil di tempat kami
• Ikan akan dikirim 3 hari setelah pembayaran masuk di rekening kami
• Kalau setelah 3 hari pemenang tidak melakukan pembayaran, kami berhak membatalkan penjualan ikan!
• Pemenang harap mengkonfirmasi kepada kami melalui sms atau email
• Untuk pengiriman luar kota kami menggunakan Styrofoam box!
• Untuk pembeli luar jawa pengiriman ikan dengan pesawat ditangani oleh perusahaan jasa kurir profesional yang mana biayanya ditanggung pembeli!
  SPONSOR
Contact Information :

TKoi
Jl Kemang Melati 2 Blok L no 14 Kemang Pratama 2
Bekasi - Indonesia
pratamakoi@gmail.com
0818655777
T’Koi bersama dengan Santoso dengan didukung oleh Matala. menyelenggarakan Keeping Contest (KC) dengan melibatkan Tetegoi F1 (anakan koi) berusia 3 bulan, hasil persilangan antara indukan betina Isamura (84cm) dengan jantan Dainichi (72cm dan 67 cm). Persilangan ini dilakukan oleh bapak Santoso, salah satu peternak F1 senior di Yogya yang juga resmi terdaftar sebagai juri di APKI. Dari anakan F1 yang ada, dipilih hanya 45 ekor saja dengan jenis Showa untuk ikut serta dalam keeping contest dengan hadiah yang menarik.

Tujuan :
Tujuan diadakannya Keeping Contest ini adalah untuk :
Memperkenalkan keberadaan T`Koi, Breeder Koi dan Matala / Mizuho.
Menjalin persahabatan yang lebih erat antar pecinta koi di seluruh Indonesia
Memperkenalkan system baru Breeder Koi dalam kegiatan Keeping Contest
Melatih skill masing-masing peserta dalam memelihara anakan koi
Menyediakan hadiah yang menarik untuk pemenang di akhir periode

Periode :
Tenggang waktu dilakukannya Keeping Contest ini adalah 3 bulan, terhitung mulai tanggal 06 Januari 2011 s/d 06 April 2011

Hadiah :
Hadiah untuk Pemenang pertama adalah Pompa Submersive Matala 14.000 lt/hour waat senilai Rp 1.300.000,-
Hadiah untuk pemenang kedua adalah 10 Kg pakan koi ternama Mizuho Senilai Rp 800.000,-
Hadiah untuk Pemenang ketiga adalah 1 ekor anakan F1 jenis Kohaku atau Shiro ukuran minimum 20 cm yang bisa dipilih sendiri

Harga :
Dua puluh (15) pemilih pertama Rp 600.000,-
Dua puluh (15) pemilih kedua Rp 500.000,-
Dua puluh (15) pemilih ketiga Rp 400.000,-
GRATIS hadiah untuk semua partisipan : 1 polo shirt bahan 100% cotton Lacoste dan 2 kg pakan Mizuho (pakan berkualitas yang tinggi protein dari Jepang) total hadiah senilai Rp 230.000,-

Tata Cara Kegiatan Keeping Contest :
Breeder Koi akan memberitahukan kegiatan KC ini melalui email blast ke lebih 5.000 member
Photo-photo koi yang dikonteskan dapat dilihat di webside Breeder Koi
Setelah koi dipilih dan lunas dibayar, maka koi dibesarkan di kolam masing-masing partisipan.
Tidak ada batasan khusus tentang jenis kolam, volume air, jenis pakan yang diberikan dll, sepenuhnya diserahkan kepada partisipan.
Jika terjadi perubahan kepemilikan koi atau mati saat KC berlangsung, maka koi tsb dinyatakan gugur dan tidak diikutkan dalam proses penjurian.
Partisipan yang sudah mendaftar dan membayar lunas tidak dapat mengundurkan diri dari kegiatan ini, dan uang pembayaran tidak dapat dikembalikan
Selama kegiatan KC berlangsung, peserta dipersilahkan melaporkan perkembangan koinya melalui forum yang telah disediakan Breeder koi, dengan cara memposting photo koi tsb setelah KC berlangsung 1,5 bulan yaitu tanggal 30 Januari 2011
Semua resiko yang berkaitan dengan masalah pemeliharaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab partisipan
Tidak disarankan untuk melakukan operasi pembedahan (salon) dalam proses KC ini
Semua partisipan wajib untuk memposting koinya di akhir periode untuk proses penjurian, yaitu paling telat pada tanggal 3 April 2011

Tata Cara Pemilihan Pemilihan Ikan :
Koi dipilih berdasarkan photo yang di-up load di Breeder Koi
Harga tidak termasuk ongkos kirim, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab partisipan
Partisipan yang lebih cepat dalam memilih, mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan koi yang diinginkannya
Koi yang telah dipilih oleh partisipan akan dikonfirmasi oleh Breeder koi.
Setelah konfirmasi diberikan dan pembayaran sudah dilakukan, maka koi tsb menjadi hak sepenuhnya dari partisipan.
Pembayaran bisa dilakukan secara cash & carry atau melalui transfer ke rekening BCA cabang Sudirman Jakarta Pusat atas nama Teddy Pranatyo dengan nomor : 035 048 4868; kemudianbukti transfer di fax ke nomor 021-820 9029, disertai dengan keterangan "Pembayaran untuk nomor x", atau "total pembayaran untuk nomor x,y,z"
Bukti pembayarann juga bisa diforward melalui email banking yang dikirim ke alamat teddy.pranatyo@gmail.com

Tata Cara Penyerahan koi :
Bagi partispan yang berdomisili di JABODETABEK, koi dapat diambil langsung di Perumahan Kemang Pratama 2, Jl Kemang Melati 2 Blok L no 14 Bekasi.
Bagi partispan yang berasal dari luar kota, pengiriman koi akan dilakukan melalui Herona Express.
Disarankan pengiriman menggunakan styrofoam dengan biaya pengepakan dan pengirimannya ditanggung oleh partisipan

Tata Cara Penjurian :
Team juri terdiri dari 2 orang juri yang sangat piawai di bidangnya yaitu Bpk Santoso (terdaftar sebagai juri resmi di APKI) dan Michael Cheung (putra dari Cheng Kwok Kwai, yang pernah menjadi juri internasional di Hongkong pada usia 10 tahun)
Photo koi yang diposting oleh partisipan untuk dinilai, diwajibkan dibuat dengan posisi kepala menghadap ke bawah, disertai ukuran panjangnya saat diphoto
Keputusan juri berifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Agenda :
15/12/10 - 18/12/10 : Up load photo dan email blast pemberitahuan tentang Santoso Showa Keeping Contest
19/12/10 - 03/01/11 : Masa pemilihan ikan
04/01/11 - 06/01/11 : Masa pembayaran ikan
10/01/11 - 12/01/11 : Pengambilan dan pengiriman ikan
13/01/11 - 13/04/11 : Periode Keeping Contest (posting photo pertama oleh partisipan dilakukan pada tanggal 28 Febuari 2011, setelah 1,5 proses KC berlangsung)
14/04/11 - 16/04/11 : Posting photo kedua / hasil akhir KC oleh para partisipan
17/04/11 - 19/04/11 : Periode penjurian dan penentuan pemenang
20/04/11 : Pengumuman Pemenang
22/04/11 (Sabtu) : Pemberian hadiah dilakukan di Wisata Koi Cibubur

Contact Person :
Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi :
Teddy di nomor Hp 0818 - 655 777 atau email pratamakoi@gmail.com
Hadi di nomor Hp 0817 - 632 32 64 atau hadi@breederkoi.com
Mengenal Lebih Jauh Tentang Santoso


Santoso pria kelahiran 1970 adalah pemilik peternakan ikan koi dan arwana yang sukses di Tegaltirto, Blendangan, Berbah, Sleman Yogyakarta. Segudang prestasi pernah diraihnya, Ia dikenal sebagai tokoh masyarakat yang sangat membumi di daerahnya. juga tercatat sebagai juri resmi APKI sejak Oktober 2005. Ia mengkhususkan ternak koi F1 dengan hasil anakan yang sering kali menjuarai lomba koi tingkat nasional, baik dari jenis, showa, kojaku maupun hi utshuri

Peternak Andalan dan Juri APKI yang mengawali karier sebagai Kuli Bangunan
Santoso jebolan STM yang sarat pengalaman asam-garam kehidupan. Ayah dari 3 orang anak ini bahkan pernah menjadi kuli bangunan untuk membiayai hidup keluarganya. Tahun 1997 dengan modal pinjaman Rp 300.000,- dari orang tuanya, ia mengawali ternak nila merah, yang saat itu masih dalam tahap penelitian untuk pertumbuhannya. Di tahun 1998 ia pertama kali mencoba memelihara ikan koi untuk dibudidayakan, dengan membeli 3 ekor koi seharga Rp 260.000,- dari pedagang Tulungagung. Namun sayangnya, ternyata ketiga ekor ikan itu betina semua. Setelah melalui pengalaman dan belajar dari buku maupun bertanya pada yang lebih ahli, di tahun 2001 ikan anakan Santoso berhasil menjadi juara dua dalam lomba di Blitar yang kondang sebagai pusatnya koi. Sejak itu ia lebih fokus mengembangkan koi, hingga kemudian ia terpilih menjadi Ketua Koi Club Yogyakarta di tahun 2001 hingga sekarang. Di bulan Oktober 2005 ia juga diangkat menjadi juri resmi APKI

Pribadi Sederhana Peraih Penghargaan Presiden
Santoso pribadi yang tekun dan sederhana. Ia lebih dikenal sebagai pria pendiam yang melihat dengan mata hati namun mempunyai keberanian dan semangat pantang menyerah. Dengan ketekunannya ia berhasil menjadi juara satu Budi Daya Ikan Hias tingkat nasional dan diundang SBY ke istana di tahun 2004. Di tahun yang sama anakkan koinya mendapat juara "Best in size" dan masuk majalah Nichirin di Jepang. Hingga sekarang setiap ada lomba yang diadakan APKI, Yogya Koi Club yang dipimpinnya selalu ikut berpartisipasi dan selalu merebut salah satu kategori juara.

Pembudidaya Arwana Pertama di Pulau Jawa
Tahun 2005 Santoso mengembangkan usahanya dengan mulai membudidayakan arwana. Jenis ikan ini diyakini sulit dikembangkan di pulau Jawa. Namun dengan ketekunannya saat ini Santoso dapat menghasilkan anakan arwana jenis silver Brasil 6000 ekor per bulan. Saat ini ia juga sedang mengembangkan jenis Super Red yang diharapkan dapat dipasarkan di tahun 2011. Saat pertama memulai budidaya ikan, kolam Santoso hanya seluas sekitar 300 meter. Sejak tahun 2000 secara bertahap ia memperluas kolamnya dengan menyewa tanah kas desa. Kini keseluruhan kolam miliknya telah berkembang menjadi 1,2 hektar.

Pecinta Alam yang Memberikan Manfaat bagi Lingkungannya
Selain beternak ikan, Santoso juga mempunyai minat yang besar pada budaya dan alam. Ia sering melakukan napak tilas mengunjungi tempat bersejarah dan mendaki puncak gunung di pulau Jawa seperti Merapi, Lawu, Slamet, dan Arjuna. Santoso juga mempunyai kepedulian yang kuat terhadap lingkungan dan masyarakatnya, Melalui kelompok tani "Mina Karya" yang dipimpinnya, dia membimbing 40 orang petani ikan di Yogya, Muntilan, Boyolali dan Kelaten. Saat ini para pecinta alam dan relawan lainnya di Yogya, ia sedang sibuk merampungkan peta jalur pengungsian bagi pengungsi gunung Merapi, untuk menghindari Lahar dingin yang dapat tiba-tiba turun menghancurkan.